Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok Komisi A dan Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menyampaikan bahwa target Partai Solidaritas Indonesia pada Pemilihan Umum 2029 tidak seharusnya hanya terbatas pada keberhasilan memperoleh kursi di DPR RI. Dalam video yang beredar di media sosial, Jokowi menyebut PSI perlu memasang sasaran yang lebih besar, yaitu meraih kemenangan politik secara luas pada Pemilu 2029. “Kemenangan yang besar di 2029,” kata Jokowi di hadapan para kader PSI. Jokowi kembali mengingatkan bahwa perjuangan PSI tidak boleh hanya berorientasi pada target masuk Senayan. Menurutnya, partai harus memiliki tujuan, strategi, dan perhitungan yang lebih besar untuk menghadapi persaingan politik nasional. “Sekali lagi saya sampaikan, bukan hanya target masuk Senayan,” ujarnya. Meskipun demikian, Jokowi belum menjelaskan secara terperinci bentuk kemenangan yang dimaksud. Ia menyatakan tidak ingin mendahului keputusan maupun strategi resmi partai.
Namun, ia memberikan sinyal bahwa target tersebut telah didasarkan pada kalkulasi politik yang matang. “Saya enggak mendahului. Kita punya kalkulasi,” katanya. Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh kader dan struktur PSI di berbagai daerah. Target besar pada Pemilu 2029 tentu membutuhkan persiapan yang tidak sederhana, mulai dari penguatan organisasi, konsolidasi kader, perluasan basis pemilih, hingga kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Menurut saya, target politik yang besar harus diikuti dengan kerja yang besar pula. PSI tidak cukup hanya mengandalkan popularitas tokoh, simbol partai, ataupun semangat menjelang pemilu. Kepercayaan masyarakat harus dibangun sejak sekarang melalui kerja nyata dan keberpihakan terhadap persoalan rakyat. Kader PSI, khususnya yang berada di daerah, harus semakin aktif mendengar aspirasi masyarakat serta membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi. Isu lapangan pekerjaan, pendidikan, pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, perlindungan kelompok rentan, dan penegakan hukum harus menjadi bagian dari perjuangan sehari-hari.
Masuk ke DPR RI memang merupakan pencapaian penting. Namun, kemenangan politik yang sesungguhnya bukan hanya diukur dari jumlah kursi yang diperoleh, melainkan juga dari besarnya kepercayaan masyarakat dan manfaat yang dapat diberikan oleh partai. Pesan Jokowi tersebut harus dipahami sebagai dorongan agar seluruh kader PSI tidak cepat berpuas diri. Jalan menuju Pemilu 2029 masih panjang, tetapi persiapannya harus dilakukan sejak sekarang dengan disiplin, kerja keras, dan konsistensi. Target kemenangan besar hanya dapat terwujud apabila seluruh struktur partai bergerak bersama, menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan membuktikan bahwa PSI mampu menjadi partai yang hadir untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
