Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD PSI Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah 31 tahun pengabdian | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar kesempatan yang kita miliki. Sering kali, hambatan justru muncul dari kebiasaan yang terus kita pelihara dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa kebiasaan yang harus mulai ditinggalkan apabila kita ingin berkembang dan mencapai tujuan. Menurut saya, tiga kebiasaan yang perlu kita lawan adalah terlalu banyak mengeluh, malas untuk bergerak, dan meremehkan kemampuan diri sendiri.
Jangan Biasakan Mengeluh
Setiap orang pasti menghadapi kesulitan. Masalah dalam pekerjaan, usaha, keuangan, maupun kehidupan pribadi adalah bagian dari perjalanan. Namun jika setiap kesulitan selalu dijawab dengan keluhan, energi kita akan habis untuk membicarakan masalah tanpa mencari jalan keluar. Mengeluh tidak menyelesaikan keadaan. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk bertanya: apa yang masih bisa saya lakukan hari ini untuk memperbaiki keadaan?
Malas Menghambat Kesempatan
Kesuksesan membutuhkan tindakan. Kita boleh mempunyai banyak rencana, ide, bahkan cita-cita besar, tetapi semuanya tidak akan berarti apabila tidak diikuti kemauan untuk bekerja. Kebiasaan menunda, merasa malas, atau mudah mengatakan “sudahlah” ketika menghadapi hambatan dapat membuat kesempatan berlalu begitu saja. Tidak harus selalu bergerak cepat, tetapi kita harus terus bergerak. Kemajuan kecil yang dilakukan secara konsisten jauh lebih berarti daripada rencana besar yang tidak pernah dimulai.
Jangan Meremehkan Diri Sendiri
Ada orang yang sudah menyerah bahkan sebelum mencoba. Ketika diberikan kesempatan, jawabannya langsung, “Saya tidak bisa.” Menurut saya, kebiasaan seperti ini perlu diubah. Jangan terlalu cepat membatasi kemampuan diri sendiri. Bisa jadi kita memang belum mampu hari ini, tetapi kemampuan dapat dipelajari dan keterampilan dapat dilatih. Gantilah kalimat “saya tidak bisa” menjadi “saya belum bisa, tetapi saya akan belajar.” Perubahan sederhana dalam cara berpikir dapat membuat seseorang lebih berani mengambil kesempatan dan menghadapi tantangan.
Kesuksesan Dimulai dari Kebiasaan
Kesuksesan bukan hanya tentang uang, jabatan, atau seberapa tinggi posisi seseorang. Kesuksesan juga berbicara tentang bagaimana seseorang terus memperbaiki dirinya dari hari ke hari. Kurangi mengeluh. Lawan rasa malas. Jangan meremehkan diri sendiri. Bangun disiplin, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Menurut saya, masa depan seseorang sangat dipengaruhi oleh kebiasaan yang dibangun hari ini. Jangan biarkan kebiasaan buruk menjadi penghalang bagi kesempatan yang sebenarnya sudah berada di depan kita. Berhenti berkata “saya tidak bisa” sebelum mencoba. Mulailah bergerak, belajar, dan buktikan bahwa diri kita masih dapat berkembang.
