Oleh: Davinci Nadapdap
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta | Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia – Program Studi Administrasi Negara
Digitalisasi telah membawa banyak perubahan dalam pelayanan pemerintah. Berbagai urusan kini dapat dilakukan melalui aplikasi, situs, dan sistem daring. Menurut saya, teknologi seharusnya membuat pelayanan menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan, bukan justru menciptakan kesulitan baru bagi masyarakat. Tidak semua warga memiliki kemampuan digital yang sama. Ada masyarakat lanjut usia, warga yang tidak memiliki perangkat memadai, atau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi. Karena itu, pemerintah tetap perlu menyediakan bantuan dan alternatif pelayanan bagi mereka yang mengalami kesulitan.
Banyak Aplikasi Belum Tentu Lebih Baik
Keberhasilan digitalisasi tidak seharusnya diukur dari banyaknya aplikasi yang dibuat. Jika masyarakat harus membuat banyak akun, mengunggah dokumen yang sama berulang kali, dan memahami sistem yang berbeda-beda, pelayanan justru dapat semakin rumit. Ukuran yang lebih penting adalah apakah masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan.
Sistem Harus Jelas dan Mudah Dipahami
Pelayanan digital harus menggunakan bahasa sederhana, tahapan yang jelas, dan memberikan penjelasan ketika terjadi masalah. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan pesan seperti “gagal” atau “data tidak valid” tanpa mengetahui apa yang harus diperbaiki. Teknologi juga tidak boleh menghilangkan tanggung jawab aparatur. Jika terjadi masalah pada sistem, tetap harus ada petugas atau unit yang dapat membantu masyarakat.
Pelayanan Digital Harus Aman dan Adil
Kemudahan pelayanan harus berjalan bersama perlindungan data. Informasi masyarakat harus dijaga, digunakan sesuai kebutuhan, dan tidak boleh diakses sembarangan. Di sisi lain, warga yang tidak memiliki kemampuan atau perangkat digital juga tidak boleh kehilangan hak pelayanan. Hak masyarakat tetap sama, baik mengurus secara digital maupun membutuhkan bantuan secara langsung.
Teknologi Harus Mendekatkan Negara kepada Rakyat
Pada akhirnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan formulir dari kertas ke layar. Tujuannya adalah membuat pelayanan lebih sederhana, cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Digitalisasi pelayanan jangan meninggalkan masyarakat yang kesulitan menggunakan teknologi. Sebab pemerintahan digital yang baik bukan yang memiliki aplikasi paling banyak, tetapi yang mampu menggunakan teknologi untuk mempermudah seluruh masyarakat tanpa meninggalkan siapa pun.
