Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD PSI Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah 31 tahun pengabdian | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Perkembangan dunia usaha di Indonesia menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang semakin besar dalam membangun ekonomi. Mereka tidak hanya hadir sebagai pekerja atau pendamping dalam sebuah usaha, tetapi juga menjadi pemimpin perusahaan, investor, pengambil keputusan, dan penggerak berbagai sektor industri.
Sebuah daftar yang menampilkan 10 wanita terkaya di Indonesia menarik perhatian saya. Nama-nama seperti Marina Budiman, Elaine Low, Dewi Kam, Arini Subianto, Rina Ciputra Sastrawinata, Jenny Quantero, Siti Hartati Murdaya, Wirastuty Fangiono, Melinda Tedja, hingga Anne Patricia Sutanto memperlihatkan bagaimana perempuan dapat mengambil peran penting dalam dunia bisnis Indonesia. Bidang usaha yang mereka jalankan juga sangat beragam. Ada yang bergerak dalam teknologi dan pusat data, energi, pertambangan, properti, perkebunan, hingga industri tekstil dan manufaktur.
Yang menarik bukan hanya besarnya kekayaan yang dimiliki, tetapi bagaimana sebuah bisnis dapat dibangun, dikelola, dikembangkan, dan dipertahankan dalam jangka panjang.
Kekayaan Tidak Datang dalam Satu Malam
Dalam melihat keberhasilan seorang pengusaha, masyarakat terkadang hanya melihat hasil akhirnya. Kita melihat perusahaan besar, aset yang banyak, atau nilai kekayaan yang tinggi. Namun di balik pencapaian tersebut biasanya terdapat perjalanan panjang. Ada proses membangun jaringan, membaca peluang, mengambil keputusan, menghadapi risiko, memperbaiki kesalahan, serta beradaptasi ketika kondisi ekonomi berubah.
Keberhasilan dalam dunia usaha bukanlah hasil dari satu keputusan besar, tetapi akumulasi dari banyak keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun. Hal ini juga berlaku bagi pelaku UMKM. Tidak semua usaha harus langsung menjadi perusahaan besar. Sebuah warung kecil, usaha kuliner, toko, jasa, atau usaha rumahan dapat berkembang apabila dikelola dengan disiplin dan memiliki arah yang jelas.
Perempuan Memiliki Peluang yang Sama untuk Menjadi Pemimpin Bisnis
Kehadiran perempuan dalam jajaran pengusaha besar Indonesia juga menjadi pesan penting bagi generasi muda. Kesempatan untuk menjadi pengusaha tidak ditentukan oleh jenis kelamin. Yang menentukan adalah kemampuan, keberanian mengambil keputusan, kemampuan membaca peluang, integritas, kerja keras, serta kemauan untuk terus belajar.
Saat ini semakin banyak perempuan yang memimpin perusahaan, membangun UMKM, menjalankan bisnis digital, mengembangkan produk kreatif, hingga menjadi pemimpin dalam perusahaan keluarga. Perempuan harus diberikan ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan ekonomi dan kepemimpinannya. Ketika perempuan memiliki kemampuan ekonomi yang kuat, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, masyarakat, dan perekonomian secara keseluruhan.
Bisnis Harus Berani Masuk ke Sektor Masa Depan
Hal lain yang menarik dari para pengusaha besar tersebut adalah keberanian mereka berada dalam sektor-sektor strategis. Teknologi, pusat data, energi, pertambangan, properti, perkebunan, manufaktur, dan tekstil merupakan bidang yang memiliki peranan besar dalam perekonomian.
Ini memberikan pelajaran bahwa seorang pengusaha harus mampu membaca perubahan zaman. Dunia usaha tidak pernah berhenti berubah. Teknologi berkembang. Cara masyarakat berbelanja berubah. Pola konsumsi berubah. Persaingan berubah. Karena itu, pengusaha yang ingin bertahan tidak boleh hanya mengandalkan cara lama. Bisnis harus terus belajar, berinovasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
UMKM Juga Bisa Belajar dari Pengusaha Besar
Pelaku UMKM mungkin merasa bahwa perjalanan pengusaha besar terlalu jauh dibandingkan kondisi usaha mereka. Namun sebenarnya banyak prinsip bisnis besar yang dapat diterapkan pada usaha kecil. Mulailah dengan pencatatan keuangan yang baik. Pisahkan uang usaha dengan uang pribadi. Bangun kualitas produk. Jaga kepercayaan pelanggan. Gunakan teknologi. Bangun jaringan. Jangan takut melakukan evaluasi. Dan yang paling penting, jangan hanya mengejar omzet, tetapi bangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Usaha kecil yang dikelola dengan sistem yang baik memiliki peluang menjadi usaha besar. Sebaliknya, usaha yang besar sekalipun dapat mengalami kesulitan apabila tidak dikelola dengan disiplin.
Kekayaan Harus Memberikan Manfaat
Dalam dunia bisnis, keuntungan tentu penting. Tanpa keuntungan, usaha tidak akan dapat bertahan. Namun keberhasilan seorang pengusaha seharusnya tidak hanya diukur dari seberapa besar kekayaan yang berhasil dikumpulkan. Keberhasilan juga dapat dilihat dari berapa banyak lapangan kerja yang diciptakan, berapa banyak keluarga yang mendapatkan penghasilan, berapa banyak usaha lain yang ikut tumbuh, serta seberapa besar kontribusi perusahaan terhadap masyarakat.
Pengusaha yang tumbuh bersama masyarakat akan memiliki fondasi yang lebih kuat. Saya selalu percaya bahwa dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat seharusnya berjalan berdampingan.
Generasi Muda Harus Berani Bermimpi Besar
Kisah para perempuan sukses dalam dunia usaha Indonesia juga memberikan pelajaran kepada generasi muda. Jangan takut memiliki cita-cita besar. Seseorang mungkin memulai dari usaha kecil, tetapi tidak ada yang mengetahui seberapa besar usaha tersebut dapat berkembang dalam sepuluh atau dua puluh tahun mendatang.
Yang terpenting adalah berani memulai. Kemudian belajar. Bekerja dengan disiplin. Menjaga integritas. Dan terus memperbaiki diri. Indonesia membutuhkan semakin banyak pengusaha baru, termasuk pengusaha perempuan dan pelaku UMKM yang berani naik kelas.
Semakin banyak masyarakat yang menjadi produktif dan mandiri secara ekonomi, semakin kuat pula fondasi perekonomian bangsa. Daftar wanita terkaya di Indonesia tersebut seharusnya tidak hanya kita lihat sebagai daftar kekayaan. Kita juga dapat melihatnya sebagai gambaran bahwa peluang dalam dunia usaha terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemampuan, keberanian, ketekunan, dan visi jangka panjang.
Jangan hanya melihat seberapa besar bisnis seseorang hari ini. Lihatlah perjalanan, keberanian, disiplin, dan keputusan yang membawanya sampai ke sana. Karena setiap usaha besar selalu memiliki sebuah titik awal. Dan sering kali, titik awal itu adalah keberanian untuk memulai.
