Depok – Peringatan Dirgahayu Bhayangkara ke-80 menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto terlihat menghampiri dan menyapa Presiden ke-7 RI Joko Widodo di sela-sela rangkaian acara. Momen hangat tersebut terekam kamera dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Banyak pihak menilai interaksi antara kedua tokoh nasional itu mencerminkan semangat persatuan, penghormatan terhadap kepemimpinan nasional, serta kesinambungan dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pembangunan bangsa. Momentum tersebut juga dinilai menjadi pesan bahwa perbedaan pandangan politik tidak seharusnya menghalangi terbangunnya komunikasi dan kerja sama demi kepentingan negara. Menanggapi momen tersebut, Anggota DPRD Kota Depok Komisi A sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., mengapresiasi sikap kenegarawanan yang ditunjukkan Presiden Prabowo. “Saya melihat momen Presiden Prabowo menghampiri Bapak Joko Widodo sebagai bentuk penghormatan sekaligus pesan kepada masyarakat bahwa kepentingan bangsa harus menjadi prioritas utama. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persatuan Indonesia jauh lebih penting,” ujar Binton.
Menurut Binton, peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi seremoni institusi kepolisian, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Ia menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan. “Polri adalah institusi yang sangat dekat dengan masyarakat. Di usia ke-80 ini, kita berharap Polri semakin profesional, modern, humanis, serta semakin dipercaya rakyat dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum,” katanya. Binton juga berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam peringatan Dirgahayu Bhayangkara dapat menjadi teladan bagi para pemimpin di berbagai tingkatan pemerintahan untuk mengedepankan kolaborasi dibandingkan polarisasi.
Menurutnya, tantangan bangsa ke depan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh komponen masyarakat. “Bangsa ini akan semakin kuat apabila para pemimpinnya mampu menunjukkan keteladanan dalam menjaga persatuan. Masyarakat tentu berharap energi bangsa diarahkan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat,” tambahnya. Sebagai legislator, Binton mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Dirgahayu Bhayangkara ke-80 sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, dan mendukung seluruh institusi negara dalam menjalankan tugasnya. “Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta semakin dicintai rakyat. Mari kita jaga persatuan dan bersama-sama membangun Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera,” tutup Binton.
