Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok | Anggota Bapemperda DPRD Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah 31 Tahun Pengabdian | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Kesuksesan dalam dunia usaha tidak selalu dimulai dari modal besar. Banyak perusahaan besar justru lahir dari usaha sederhana yang dibangun dengan ketekunan, keberanian, dan kemampuan melihat peluang. Salah satu tokoh pengusaha Indonesia yang memberikan inspirasi adalah Djoko Susanto, pendiri jaringan Alfamart, yang mengawali perjalanan bisnisnya dari usaha kelontong keluarga hingga berhasil membangun salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia. Perjalanan bisnisnya membuktikan bahwa usaha kecil dapat berkembang menjadi perusahaan besar apabila dikelola dengan disiplin, inovasi, dan visi jangka panjang.
Ada tiga pelajaran penting yang dapat kita petik dari perjalanan Djoko Susanto.
Jangan Meremehkan Usaha Kecil
Djoko Susanto memulai pengalaman bisnisnya dengan membantu usaha kelontong keluarga. Dari kegiatan perdagangan sederhana tersebut, ia mempelajari pentingnya pelayanan, pengelolaan barang, dan memahami kebutuhan pelanggan. Menurut saya, tidak ada usaha yang terlalu kecil untuk menjadi besar. Yang terpenting adalah kemauan belajar, bekerja keras, dan terus memperbaiki kualitas usaha.
Berani Berinovasi dan Memperluas Jaringan
Melalui pengembangan Alfamart, Djoko Susanto menunjukkan pentingnya sistem distribusi, manajemen persediaan, pelayanan konsumen, dan pemanfaatan teknologi dalam bisnis ritel. Keberhasilannya membangun jaringan minimarket memberikan pelajaran bahwa pertumbuhan usaha membutuhkan sistem yang baik, bukan sekadar menambah jumlah toko. Pengusaha yang ingin berkembang harus berani berubah, mengikuti kebutuhan pasar, dan membangun sistem bisnis yang profesional.
Membangun Usaha yang Memberikan Manfaat
Perkembangan jaringan Alfamart telah membuka kesempatan kerja serta membangun hubungan usaha dengan pemasok, distributor, dan berbagai pelaku ekonomi. Namun, pertumbuhan ritel modern juga perlu memperhatikan keberlangsungan pedagang kecil dan menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan. Menurut saya, keberhasilan pengusaha bukan hanya diukur dari banyaknya cabang atau besarnya keuntungan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Djoko Susanto sebagai Inspirasi Pengusaha Nasional
Dengan perjalanan panjang dalam membangun jaringan perdagangan modern dan kontribusinya terhadap perkembangan industri ritel Indonesia, Djoko Susanto layak dipertimbangkan sebagai kandidat WINTOBA AWARD 2027 dalam kategori WINTOBA National Retail Pioneer Award. Penghargaan tersebut dapat menjadi apresiasi terhadap kepeloporan, inovasi, kepemimpinan, dan kontribusi dalam pengembangan perdagangan nasional, melalui proses penilaian yang objektif dan independen. Bagi generasi muda dan pelaku UMKM, perjalanan Djoko Susanto memberikan pesan bahwa jangan pernah malu memulai usaha dari kecil. Bangun kepercayaan pelanggan, kelola keuangan dengan baik, tingkatkan pelayanan, dan terus berinovasi.
Jangan hanya berpikir bagaimana membuka usaha, tetapi pikirkan bagaimana membangun sistem agar usaha mampu berkembang dan bertahan dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, ketekunan membangun fondasi, keberanian membuka peluang, inovasi menciptakan pertumbuhan, dan kepercayaan pelanggan menjaga keberlangsungan usaha. Semoga perjalanan Djoko Susanto menginspirasi lahirnya semakin banyak pengusaha Indonesia yang tangguh, mandiri, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa.(BN)
