Depok – Anggota DPRD Kota Depok Komisi A sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., menyambut positif rencana pemerintah untuk mengimplementasikan program Biodiesel B50 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk Kota Depok. “Upaya pemerintah memperkuat pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan patut diapresiasi. Kebijakan seperti implementasi Biodiesel B50 diharapkan mampu meningkatkan ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Yang terpenting, implementasinya harus berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujar Binton. Menurutnya, transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan merupakan langkah penting untuk mendukung pembangunan jangka panjang. Selain memperhatikan aspek lingkungan, kebijakan energi juga perlu memperhitungkan dampaknya terhadap dunia usaha, transportasi, serta biaya distribusi barang.
Binton menilai bahwa Kota Depok sebagai kota penyangga Jakarta memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Ribuan kendaraan logistik, angkutan barang, kendaraan operasional, hingga transportasi umum setiap hari beroperasi di wilayah Depok dan berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. “Apabila kebijakan energi mampu meningkatkan efisiensi dan menjaga stabilitas pasokan bahan bakar, maka sektor transportasi dan distribusi barang juga akan memperoleh manfaat. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, termasuk bagi pelaku UMKM yang bergantung pada distribusi bahan baku maupun pengiriman produk kepada konsumen,” katanya. Ia juga berharap implementasi Biodiesel B50 dapat mendukung penguatan industri nasional sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi terbarukan, teknologi hijau, dan industri pendukung lainnya. Menurut Binton, perkembangan sektor energi yang berkelanjutan dapat menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi daerah. “Investasi di sektor energi bersih akan membuka peluang lahirnya industri baru, meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, dan memperkuat daya saing Indonesia. Daerah seperti Kota Depok harus mampu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat mengambil bagian dalam perkembangan sektor tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Binton mendorong Pemerintah Kota Depok untuk terus mengembangkan berbagai program yang mendukung pembangunan berkelanjutan, seperti efisiensi energi di fasilitas publik, pengembangan ruang terbuka hijau, edukasi lingkungan, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam pelayanan publik. Ia menilai bahwa meskipun Depok bukan daerah penghasil energi, kota ini memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat. “Sebagai kota pendidikan dan kota jasa, Depok memiliki banyak perguruan tinggi, komunitas lingkungan, dan generasi muda yang dapat menjadi motor penggerak inovasi di bidang energi terbarukan serta pembangunan berkelanjutan. Kesadaran terhadap lingkungan harus terus ditingkatkan agar sejalan dengan arah pembangunan nasional,” ujarnya. Sebelumnya, pemerintah menjadwalkan implementasi Biodiesel B50 sebagai bagian dari kebijakan penguatan ketahanan energi nasional dan peningkatan penggunaan energi berbasis sumber daya domestik. Program ini diharapkan dapat mendukung efisiensi energi, memperkuat industri nasional, serta menjadi bagian dari upaya mencapai pembangunan yang lebih berkelanjutan. Sebagai anggota DPRD Kota Depok, Binton menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kebijakan yang mendorong pembangunan berwawasan lingkungan sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, keberhasilan transisi energi akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun Kota Depok yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
