Empat Tingkat Penghasilan Menuju Kesejahteraan
Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok Ketua DPD PSI Kota Depok
Mahasiswa Program Doktor (S3) Hukum – Konsentrasi Hukum Bisnis, Universitas Kristen Indonesia
Menurut saya, kesejahteraan tidak cukup hanya diukur dari besar kecilnya gaji atau pendapatan seseorang dalam satu bulan. Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah keluarga memiliki beberapa sumber penghasilan yang dapat menopang kebutuhan hari ini, minggu depan, bulan depan, dan sepanjang tahun. Karena itu, saya melihat ada empat pola penghasilan yang penting dibangun secara bertahap, yaitu penghasilan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan.
PENGHASILAN HARIAN
Penghasilan harian penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sumbernya bisa berasal dari berdagang, usaha makanan, jasa, transportasi, penjualan online, pekerjaan lepas, atau kegiatan produktif lainnya. Penghasilan harian membantu menjaga perputaran ekonomi keluarga tetap berjalan.
PENGHASILAN MINGGUAN
Selain pemasukan harian, kita juga perlu membangun penghasilan yang dapat diterima setiap minggu. Penghasilan mingguan dapat berasal dari pembayaran jasa, penjualan rutin, proyek kecil, komisi, atau usaha yang memiliki siklus pembayaran mingguan. Pendapatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mulai menyisihkan tabungan dan modal usaha.
PENGHASILAN BULANAN
Penghasilan bulanan memberikan kestabilan yang lebih besar. Sumbernya dapat berasal dari gaji, kontrak jasa, sewa, keuntungan usaha, atau sumber pendapatan tetap lainnya. Penghasilan bulanan penting untuk memenuhi kebutuhan rutin seperti pendidikan, listrik, cicilan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga.
PENGHASILAN TAHUNAN
Kita juga perlu membangun sumber penghasilan dalam jangka yang lebih panjang. Penghasilan tahunan dapat berasal dari bonus usaha, hasil panen, pembagian keuntungan, investasi, proyek tertentu, atau usaha musiman. Penghasilan tahunan sebaiknya tidak langsung dihabiskan. Sebagian dapat digunakan untuk menambah modal usaha, pendidikan, dana darurat, investasi, atau membangun aset produktif.
PENGHASILAN HARIAN → PENGHASILAN MINGGUAN → PENGHASILAN BULANAN → PENGHASILAN TAHUNAN
Menurut saya, pola ini dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat ekonomi keluarga. Jangan hanya bekerja untuk mendapatkan uang hari ini. Usahakan agar kegiatan produktif yang kita bangun dapat menghasilkan pendapatan harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Kesejahteraan tidak selalu dimulai dari penghasilan yang besar. Sering kali, kesejahteraan dimulai dari kemampuan menciptakan beberapa sumber penghasilan dan mengelolanya dengan disiplin.
“Bangunlah penghasilan untuk kebutuhan hari ini, minggu depan, bulan depan, dan masa depan. Semakin banyak sumber penghasilan yang produktif, semakin kuat ketahanan ekonomi keluarga.”
St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok, Ketua DPD PSI Kota Depok
Mahasiswa Program Doktor (S3) Hukum – Konsentrasi Hukum Bisnis, Universitas Kristen Indonesia Purnatugas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perbankan dan bisnis mikro
