Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok Komisi A dan Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Langkah Presiden Prabowo Subianto menghadirkan lebih dari 150 periset terbaik Indonesia ke Istana merupakan pesan penting bahwa ilmu pengetahuan, penelitian, dan inovasi harus mendapatkan tempat terhormat dalam pembangunan bangsa. Menurut saya, kemajuan sebuah negara tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam. Indonesia juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berpikir, meneliti, menciptakan teknologi, dan menghasilkan berbagai inovasi untuk menjawab persoalan masyarakat. Presiden Prabowo sebelumnya juga menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa selalu berawal dari gagasan dan inovasi para pemikir terbaik. Perguruan tinggi, ilmuwan, dan peneliti karena itu mempunyai posisi strategis dalam menghasilkan terobosan untuk kemajuan Indonesia.
Saya mengapresiasi perhatian Presiden terhadap para periset Indonesia. Penghargaan kepada ilmuwan bukan hanya persoalan memberikan ruang kehormatan, tetapi juga menunjukkan bahwa negara membutuhkan pemikiran mereka. Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, jurnal ilmiah, seminar, maupun ruang akademik. Riset harus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kita membutuhkan penelitian yang mampu membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan dan energi, mengembangkan pelayanan kesehatan, mengatasi persoalan lingkungan dan sampah, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat industri nasional, hingga menciptakan teknologi yang dapat digunakan oleh masyarakat dan pelaku UMKM.
Karena itu, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, dan pemerintah daerah harus semakin kuat berkolaborasi. Periset menghasilkan ilmu dan inovasi, pemerintah membuka jalan kebijakan, dunia usaha membantu mengembangkan dan memproduksinya, sementara masyarakat menjadi pihak yang merasakan manfaatnya. Menurut saya, bangsa yang menghormati ilmu pengetahuan adalah bangsa yang sedang mempersiapkan masa depannya.
Indonesia mempunyai banyak ilmuwan, akademisi, peneliti, dan generasi muda yang memiliki kemampuan luar biasa. Negara harus memberi mereka ruang, fasilitas, dukungan, serta kesempatan agar kemampuan tersebut dapat digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa.
Riset jangan hanya menghasilkan pengetahuan. Riset harus menghasilkan perubahan, kemandirian, lapangan pekerjaan, dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
