Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok Komisi A dan Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Guru memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan masa depan bangsa. Dari ruang kelas, guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta cara berpikir generasi muda. Karena itu, ketika kita berbicara mengenai peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru tidak boleh ditempatkan sebagai persoalan kedua.
Menurut saya, tuntutan terhadap guru saat ini semakin besar. Guru diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi, menyesuaikan metode pembelajaran, memahami karakter peserta didik, memenuhi berbagai kebutuhan administrasi, sekaligus tetap menjaga kualitas pendidikan. Namun, tanggung jawab yang besar tersebut harus diimbangi dengan perhatian yang layak terhadap kesejahteraan mereka.
Masih ada guru, terutama guru honorer dan tenaga pendidik dengan penghasilan terbatas, yang harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi seperti ini tentu perlu menjadi perhatian bersama. Kesejahteraan guru bukan sekadar persoalan besarnya gaji. Pemerintah juga perlu memperhatikan kepastian status kerja, jaminan sosial, peningkatan kompetensi, perlindungan profesi, serta kesempatan pengembangan karier yang adil.
Kita tidak bisa terus meminta guru mencetak generasi unggul apabila kehidupan mereka sendiri masih dibayangi persoalan ekonomi dan ketidakpastian. Investasi terbaik bangsa bukan hanya membangun gedung sekolah yang megah atau menyediakan teknologi pendidikan yang modern. Investasi terpenting adalah memastikan orang-orang yang berdiri di depan kelas dapat menjalankan tugasnya dengan tenang, profesional, dan bermartabat.
Guru yang sejahtera akan memiliki ruang yang lebih besar untuk berkonsentrasi mendidik anak-anak Indonesia. Karena itu, memperjuangkan kesejahteraan guru pada hakikatnya adalah memperjuangkan masa depan pendidikan dan masa depan bangsa.
Guru telah memberikan tenaga, waktu, dan pikirannya untuk mencerdaskan anak bangsa. Sudah seharusnya negara juga hadir memastikan mereka memperoleh kehidupan yang layak dan penghargaan yang sepadan dengan pengabdiannya.
