Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD PSI Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah 31 tahun pengabdian | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Dalam perjalanan hidup, tidak semua yang kita rencanakan akan berjalan sesuai harapan. Ada cita-cita yang tertunda, pekerjaan yang tidak sesuai keinginan, usaha yang mengalami kesulitan, kesempatan yang terlepas, bahkan ada masa ketika berbagai persoalan datang hampir bersamaan. Pada saat seperti itulah seseorang diuji, apakah memilih berhenti atau tetap melangkah. Menurut saya, hidup tidak selalu memberikan jalan yang mudah, tetapi setiap kesulitan dapat membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat apabila kita mau belajar dan tidak menyerah.
Jangan Menilai Hidup Hanya dari Keadaan Hari Ini
Ketika sedang berada dalam kesulitan, kita sering merasa seolah-olah keadaan tersebut akan berlangsung selamanya. Padahal kehidupan selalu mengalami perubahan. Hari ini mungkin kita sedang berada di bawah, tetapi bukan berarti kita akan selamanya berada di sana. Karena itu, jangan mengambil kesimpulan tentang masa depan hanya berdasarkan keadaan hari ini. Selama kita masih mempunyai kemauan untuk bekerja, belajar, memperbaiki diri, dan mencoba kembali, selalu ada kemungkinan keadaan menjadi lebih baik. Masa sulit adalah bagian dari perjalanan, bukan akhir dari perjalanan.
Kegagalan Harus Menjadi Pelajaran
Tidak ada orang yang menjalani kehidupan tanpa pernah mengalami kegagalan. Yang membedakan adalah bagaimana seseorang menyikapi kegagalan tersebut. Ada yang menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti. Ada pula yang menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk mencoba dengan cara yang lebih baik. Menurut saya, ketika gagal, jangan hanya bertanya, “Mengapa ini terjadi kepada saya?” Tetapi tanyakan juga, “Apa yang dapat saya pelajari dari keadaan ini?” Mungkin kita perlu memperbaiki strategi, meningkatkan kemampuan, lebih disiplin, lebih berhati-hati memilih orang, atau lebih matang dalam mengambil keputusan. Kegagalan menjadi sia-sia hanya apabila kita tidak mengambil pelajaran darinya.
Jangan Malu Memulai dari Kecil
Banyak orang mempunyai mimpi besar tetapi takut memulai karena merasa belum mempunyai modal, relasi, jabatan, atau kemampuan yang cukup. Akhirnya, karena menunggu keadaan sempurna, langkah pertama tidak pernah dilakukan. Padahal hampir semua perjalanan besar dimulai dari sesuatu yang kecil. Usaha dapat dimulai dari satu pelanggan. Karier dapat dimulai dari pekerjaan sederhana. Pengetahuan dapat dimulai dari satu buku. Relasi dapat dimulai dari satu perkenalan. Kepercayaan juga dibangun dari satu pekerjaan yang diselesaikan dengan baik. Jangan meremehkan langkah kecil. Yang kecil apabila dilakukan terus-menerus dapat menjadi besar.
Kerja Keras Harus Disertai Kesabaran
Kita hidup pada zaman ketika keberhasilan orang lain dapat terlihat setiap hari melalui media sosial. Hal itu kadang membuat seseorang merasa tertinggal. Kita melihat orang lain sudah mempunyai rumah, kendaraan, jabatan, bisnis, atau kehidupan yang terlihat berhasil. Tetapi kita tidak selalu mengetahui bagaimana perjalanan panjang di balik keberhasilan tersebut. Karena itu, jangan terlalu sibuk membandingkan perjalanan kita dengan perjalanan orang lain. Setiap orang mempunyai waktu yang berbeda. Fokuslah memperbaiki kehidupan kita sendiri sedikit demi sedikit. Kerja keras memang penting, tetapi hasil tidak selalu datang dengan cepat. Kita juga membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kemampuan bertahan.
Terus Belajar Selama Masih Diberikan Kesempatan
Menurut saya, salah satu modal terbesar manusia adalah kemampuan untuk terus belajar. Usia tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti menambah pengetahuan. Dunia terus berubah. Teknologi berkembang, dunia kerja berubah, cara berusaha berubah, dan kebutuhan masyarakat juga berubah. Karena itu, kita harus terus membaca, berdiskusi, mendengar, melihat perkembangan, dan belajar dari pengalaman. Jabatan dapat berakhir, pekerjaan dapat berubah, tetapi ilmu dan pengalaman akan terus menjadi bekal dalam kehidupan. Orang yang mau terus belajar akan memiliki lebih banyak pilihan ketika menghadapi perubahan.
Jaga Integritas dan Nama Baik
Dalam mengejar keberhasilan, jangan sampai kita kehilangan nilai-nilai yang jauh lebih penting. Uang dapat dicari kembali. Jabatan dapat berganti. Tetapi kepercayaan yang sudah rusak sering kali sangat sulit dikembalikan. Karena itu, jagalah kejujuran, tepati janji, hormati orang lain, selesaikan tanggung jawab dengan baik, dan jangan mengambil jalan pintas yang merugikan orang lain. Menurut saya, kemampuan dapat membuka pintu kesempatan, tetapi integritaslah yang membuat pintu tersebut tetap terbuka. Nama baik yang dibangun selama bertahun-tahun dapat menjadi salah satu aset terbesar seseorang dalam kehidupan.
Jangan Berhenti Hanya Karena Lelah
Ada saat ketika kita merasa lelah. Itu manusiawi. Tetapi lelah tidak selalu berarti kita harus menyerah. Kadang-kadang kita hanya perlu mengevaluasi cara, mengatur kembali langkah, dan kemudian melanjutkan perjalanan. Ketika satu jalan tertutup, cari jalan lain. Ketika satu usaha gagal, pelajari kesalahannya. Ketika satu kesempatan hilang, persiapkan diri untuk kesempatan berikutnya. Selama kita belum berhenti mencoba, cerita kehidupan kita belum selesai.
Keberhasilan Harus Memberikan Manfaat
Pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa tinggi jabatan, seberapa banyak uang, atau seberapa besar usaha yang kita miliki. Keberhasilan juga harus dilihat dari manfaat yang mampu kita berikan kepada orang lain. Jika kita mempunyai ilmu, bagikan. Jika mempunyai kesempatan, bantu membuka kesempatan bagi orang lain. Jika mempunyai usaha, berusahalah menciptakan lapangan pekerjaan. Jika mempunyai jabatan, gunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Menurut saya, kehidupan menjadi lebih berarti ketika keberhasilan kita tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga menjadi berkat dan manfaat bagi banyak orang.
Karena itu, kepada siapa pun yang hari ini sedang menghadapi kesulitan, jangan menyerah hanya karena perjalanan terasa berat. Tidak semua hasil datang secepat yang kita inginkan, tetapi setiap usaha yang dilakukan dengan disiplin, kejujuran, doa, dan ketekunan akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Terus berjalan. Terus belajar. Terus bekerja. Jangan takut memulai kembali. Karena selama kita masih mempunyai keberanian untuk melangkah, selalu ada kesempatan untuk membuat hari esok lebih baik daripada hari ini.
