Depok – Anggota DPRD Kota Depok Komisi A sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H., dan juga mahasiswa Doktor S3 Hukum Bisnis Universitas Kristen Indonesia menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus ditempatkan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi global, penguatan sektor UMKM merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “UMKM bukan hanya pelengkap perekonomian nasional, tetapi fondasi yang selama ini terbukti mampu menjaga daya tahan ekonomi Indonesia dalam berbagai situasi. Karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh kebijakan benar-benar berpihak kepada pelaku UMKM, mulai dari kemudahan perizinan, akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga perluasan pasar melalui digitalisasi. Ketika UMKM tumbuh, ekonomi rakyat akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara nyata,” ujar Binton Nadapdap. Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak cukup diukur dari tingginya angka investasi maupun pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Binton menambahkan bahwa pelaku UMKM merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu, kebijakan yang memberikan kemudahan akses permodalan, pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus diperkuat agar UMKM mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk semakin aktif memfasilitasi promosi produk-produk lokal melalui berbagai kegiatan pameran, bazar, hingga pemanfaatan platform digital. Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing produk dalam negeri sekaligus memperluas peluang ekspor bagi pelaku usaha kecil. Menurut Binton, penguatan UMKM juga memiliki dampak sosial yang besar karena mampu mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ekonomi daerah. Dengan semakin berkembangnya sektor UMKM, pertumbuhan ekonomi diharapkan menjadi lebih inklusif dan tidak hanya dinikmati oleh kelompok usaha berskala besar.
Berbagai program pemerintah yang mendukung pengembangan UMKM dinilai perlu terus diperkuat melalui implementasi yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, serta komunitas pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan UMKM yang tangguh menghadapi tantangan ekonomi global. Binton berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menjadikan UMKM sebagai prioritas pembangunan ekonomi nasional. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan berpihak kepada rakyat, UMKM diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat, mandiri, berdaya saing, serta mampu mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
