Oleh: St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., S.H., M.M., M.H.
Anggota DPRD Kota Depok – Komisi A | Ketua DPD PSI Kota Depok | Purnabakti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk setelah 31 tahun pengabdian | Penggiat dan Pelaku UMKM | Mahasiswa Program Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia
Kemajuan sebuah kota sering kali terlihat dari pembangunan fisik. Jalan diperbaiki, gedung bertambah, pusat perdagangan berkembang, perumahan tumbuh, dan berbagai fasilitas baru dibangun. Semua itu tentu penting. Namun menurut saya, kota yang maju tidak boleh hanya dinilai dari banyaknya gedung yang berdiri. Kemajuan harus dapat dirasakan langsung melalui tumbuhnya UMKM, bertambahnya lapangan kerja, serta semakin baiknya pelayanan publik. Pembangunan seharusnya tidak hanya mengubah wajah kota, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di dalamnya.
UMKM Harus Ikut Tumbuh
UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat. Di berbagai lingkungan, kita melihat warung, usaha kuliner, bengkel, toko kecil, jasa, industri rumahan, hingga berbagai usaha kreatif yang menjadi sumber penghasilan keluarga. Karena itu, ketika sebuah kota berkembang, pelaku UMKM juga harus mendapatkan kesempatan untuk ikut berkembang.
Pemerintah daerah perlu terus mendorong kemudahan perizinan, akses pembiayaan, pelatihan, pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, hingga kesempatan bagi UMKM untuk masuk ke pasar yang lebih luas. Menurut saya, jangan sampai pembangunan kota membuat gedung semakin besar, tetapi usaha masyarakat kecil justru semakin sulit mendapatkan ruang. UMKM harus menjadi bagian dari pembangunan, bukan hanya menjadi penonton.
Lapangan Kerja Harus Bertambah
Pertumbuhan kota juga harus diikuti dengan bertambahnya kesempatan kerja. Masyarakat membutuhkan pekerjaan agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, memiliki tempat tinggal yang layak, dan membangun masa depan. Karena itu, investasi yang masuk ke suatu daerah seharusnya tidak hanya dilihat dari nilai proyeknya. Yang juga penting adalah seberapa besar investasi tersebut mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Pemerintah daerah perlu membangun hubungan yang baik antara dunia usaha, lembaga pendidikan, pelatihan kerja, dan masyarakat agar kebutuhan tenaga kerja dapat dipertemukan dengan kemampuan yang tersedia. Generasi muda juga harus dipersiapkan dengan keterampilan yang sesuai perkembangan zaman. Kota yang maju adalah kota yang memberikan harapan kepada masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan meningkatkan kehidupannya.
Pelayanan Publik Harus Semakin Mudah
Kemajuan kota juga harus terlihat dari kualitas pelayanan pemerintah. Masyarakat tidak boleh dipersulit ketika mengurus dokumen, perizinan, administrasi kependudukan, pelayanan pertanahan, pendidikan, kesehatan, maupun berbagai kebutuhan lainnya. Teknologi seharusnya membuat pelayanan semakin cepat dan sederhana, bukan justru menambah kebingungan. Menurut saya, masyarakat membutuhkan kepastian. Mereka harus mengetahui dokumen apa yang diperlukan, berapa lama prosesnya, ke mana harus mengurus, dan bagaimana menyampaikan pengaduan apabila mengalami persoalan. Pelayanan publik yang baik adalah salah satu wajah nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Infrastruktur Harus Memberikan Manfaat
Pembangunan infrastruktur tentu tetap penting. Jalan, drainase, transportasi, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, ruang terbuka, dan berbagai sarana publik merupakan kebutuhan masyarakat. Namun pembangunan fisik harus selalu dihubungkan dengan manfaat sosial dan ekonomi. Jalan yang baik harus membantu mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Pusat ekonomi harus memberikan ruang kepada pelaku usaha lokal. Fasilitas publik harus dapat digunakan masyarakat secara nyaman dan mudah. Artinya, pembangunan jangan hanya mengejar apa yang terlihat secara fisik, tetapi juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Pertumbuhan Harus Dirasakan Semua Lapisan
Salah satu tantangan pembangunan kota adalah bagaimana memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya dinikmati oleh sebagian kelompok. Ketika ekonomi daerah berkembang, masyarakat kecil juga harus mendapatkan manfaat. Ketika investasi meningkat, kesempatan kerja harus ikut terbuka. Ketika pembangunan berlangsung, UMKM lokal juga harus mendapatkan peluang. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat perlu bersama-sama memastikan pembangunan berjalan secara inklusif. Menurut saya, kemajuan sebuah kota harus diukur dari seberapa banyak masyarakat yang kehidupannya ikut menjadi lebih baik.
Kota Maju Harus Memberikan Harapan
Pada akhirnya, masyarakat tidak hidup dari angka pembangunan semata. Masyarakat membutuhkan penghasilan, pekerjaan, usaha yang berkembang, pelayanan pemerintah yang baik, lingkungan yang nyaman, dan masa depan yang memberikan harapan. Karena itu, pembangunan harus memiliki keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia.
Gedung boleh semakin tinggi, jalan boleh semakin lebar, dan investasi boleh semakin besar. Tetapi UMKM juga harus naik kelas, lapangan kerja harus bertambah, pelayanan publik harus semakin mudah, dan kesejahteraan masyarakat harus ikut meningkat.
Itulah pembangunan yang menurut saya harus terus kita dorong. Sebab kota yang benar-benar maju bukan hanya kota yang terlihat hebat dari luar, tetapi kota yang membuat masyarakatnya merasakan bahwa kehidupan mereka juga ikut tumbuh dan menjadi lebih baik.
